Jumat, 18 Maret 2016

MACAM-MACAM KOMUNIKASI



A. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia selain makhluk individu juga sekaligus makhluk social yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara terampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
- Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang.
- Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
- Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat kompleks
- Gambar dan foto karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
B. Komunikasi Menurut Kelangsungannya
Menurut Kelangsungannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Langsung
Proses komunikasi dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikas Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
C. Komunikasi Menurut Prilaku
Komunikasi menurut prilaku dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Formal
Komunikasi yang terjadi diantara organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi Informal
Komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan senagainya.
3. Komunikasi Nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
D. Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi
Menurut maksud komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Berpidato
2. Memberi Ceramah
3. Memberi Prasaran
4. Wawancara
5. Memberi Perintah atau Tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemampuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.
E. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup
Menurut Ruang Lingkupnya, komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Komunikasi Internal
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkngan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
Komunikasi internal dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
a. Komunikasi vertical yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, dan sebagainya.
b. Komunikasi horizontal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi / kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar .
c. Komunikasi diagonal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertical.
2. Komunikasi Eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada diluar organisasi atau perusahaan tersebut.
Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
a. Eksposisi, pameran, promosi, dan sebagainya
b. Konperensi pers
c. Siaran televise, radio dan sebagainya
d. Bakti social, pengabdian pada masyarakat dan sebagainya.
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.
F. Komunikasi Menurut Aliran Informasi
Komunikasi menurut Aliran Informasi dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung satu pihak saja ( one way Communication ).
2. Komunikasi dua arah
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ).
3. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
4. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
5. Komunikasi kesamping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
G. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja
Didalam sebuah organisasi atau perusahaan, komunikasi akan terlaksana menurut system yang ditetapkan dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2. Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang bebrbentuk seperti lingkaran.
3. Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
H. Komunikasi Menurut Peranan Individu
Dalam komunikasi ini, peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi individu yang lain.
2. Komunikasi antar individu dengan lingkungan yang lebih luas
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
3. Komunikasi antar individu dengan dua kelompok atau lebih
Komunikasi ini individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.
I. Komunikasi Menurut Jumlah Yang Berkomunikasi
Komunikasi menurut Jumlah yang berkomunikasi, dapat dibedakan menjadi :
1. Komunikasi Perseorangan
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga.
2. Komunikasi Kelompok
Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau grup tentang masalah-masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelompok. Komunikasi ini lebih terbuka dibandingkan dengan komunikasi perseorangan.

Jumat, 08 Januari 2016

Matrik BCG pada PT Astra Honda Motor


Matrik BCG pada PT Astra Honda Motor









BCG Growth-Share Matrix adalah sebuah perencanaan portofolio model yang dikembangkan oleh Bruce Henderson dari Boston Consulting Group pada tahun 1970 awal. Hal ini didasarkan pada pengamatan bahwa unit bisnis perusahaan dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori berdasarkan kombinasi dari pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif terhadap pesaing terbesar, maka nama "pertumbuhan-berbagi".Pasar pertumbuhan berfungsi sebagai proxy untuk daya tarik industri, dan pangsa pasar relatif berperan sebagai proxy untuk keunggulan kompetitif. Pertumbuhan-saham matriks sehingga peta posisi unit bisnis dalam dua faktor penentu penting dari profitabilitas.

Henderson beralasan bahwa uang yang diperlukan oleh unit bisnis yang berkembang pesat dapat diperoleh dari unit lain perusahaan bisnis yang pada tahap lebih dewasa dan menghasilkan kas yang signifikan. Dengan investasi untuk menjadi pemimpin pangsa pasar di paTiger
ang berkembang pesat, unit bisnis bisa bergerak sepanjang kurva pengalaman dan mengembangkan keunggulan biaya.Dari alasan ini, BCG Growth-Share Matrix lahir.

Matriks BCG adalah perangkat strategi untuk memberi pedoman pada keputusan alokasi sumber daya berdasarkan pangsa pasar dan pertumbuhan UBS.Matriks BCG merupakan empat kelompok bisnis, yaitu :

Tanda tanya (Question Mark)
Divisi dalam kuadran I memiliki posisi pangsa pasar relatif yang rendah, tetapi mereka bersaing dalam industri yang bertumbuh pesat. Biasanya kebutuhan kas perusahaan ini tinggi dan pendapatan kasnya rendah. Bisnis ini disebut tanda tanya karena organisasi harus memutuskan apakah akan memperkuat divisi ini dengan menjalankan strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, atau pengembangan produk) atau menjualnya.
Bintang (Star)
Bisnis di kuadran II (disebut juga Bintang) mewakili peluang jangka panjang terbaik untuk pertumbuhan dan profitabilitas bagi organisasi. Divisi dengan pangsa pasar relatif yang tinggi dan tingkat pertumbuhan industri yang tinggi seharusnya menerima investasi yang besar untuk mempertahankan dan memperkuat posisi dominan mereka. Kategori ini adalah pemimpin pasar namun bukan berarti akan memberikan arus kas positif bagi perusahaan, karena harus mengeluarkan banyak uang untuk memenangkan pasar dan mengantisipasi para pesaingnya. Integrasi ke depan, ke belakang, dan horizontal, penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk, dan joint venture merupakan strategi yang sesuai untuk dipertimbangkan divisi ini.
Sapi perah (Cash Cow)
Divisi yang berposisi di kuadran III memiliki pangsa pasar relatif yang tinggi tetapi bersaing dalam industri yang pertumbuhannya lambat. Disebut sapi perah karena menghasilkan kas lebih dari yang dibutuhkanya, mereka seringkali diperah untuk membiayai untuk membiayai sektor usaha yang lain. Banyak sapi perah saat ini adalah bintang di masa lalu, divisi sapi perah harus dikelola unuk mempertahankan posisi kuatnya selama mungkin. Pengembangan produk atau diversifikasi konsentrik dapat menjadi strategi yang menarik untuk sapi perah yang kuat. Tetapi, ketika divisi sapi perah menjadi lemah, retrenchment atau divestasi lebih sesuai untuk diterapkan.
Anjing (Dog)
Divisi kuadran IV dari organisasi memiliki pangsa pasar relatif yang rendah dan bersaing dalam industri yang pertumbuhannya rendah atau tidak tumbuh. Mereka adalah anjing dalam portofolio perusahaan. Karena posisi internal dan eksternalnya lemah, bisnis ini seringkali dilikuidasi, divestasi atau dipangkas dengan retrenchment. Ketika sebuah divisi menjadi anjing, retrenchment dapat menjadi strategi yang terbaik yang dapat dijalankan karena banyak anjing yang mencuat kembali, setelah pemangkasan biaya dan aset besar-besaran, menjadi bisnis yang mampu bertahan dan menguntungkan.

BCG matrik PT Astra Honda Motor
1.      Star : Megapro

Megapro berdasarkan data berada pada posisi yang sangat baik dikarenakan jumlah pelanggan dan pangsa pasar yang cukup tinggi sebuah pencapaian yang sangat maju dibanding dengan perusahaan lain yang bergerak dalam bidang yang sama. Dengan pertumbuhan yang pesat ini membawa honda berada pada posisi Star.

2.      Cash cows : Tiger
merupakan produk yang pertumbuhannya pesat dan pangsanya tinggi. Sehingga Tiger ini menghasilkan banyak uang yang dapat digunakan perusahaan untuk memproduksi lebih banyak produk lainnya.





3.      Question marks : Vario

Perusahaan memiliki market share yang besar tetapi masih berada dalam kondisi dimana pasar yang mengalami pertumbuhan yang sedikit. Sehingga masih adanya potensi yang belum dimanfaatkan oleh perusahaan .

4.      Dog : Scoopy

Berada pada posisi Dogs dimana market share memiliki nilai terendah serta market growth juga rendah.


Pemasaran
PT Astra Honda Motor merupakan sinergi keunggulan teknologi dan jaringan pemasaran di Indonesia, sebuah pengembangan kerja sama antara Honda Motor Company Limited, Jepang, dan PT Astra International Tbk, Indonesia.
Keunggulan teknologi Honda Motor diakui di seluruh dunia dan telah dibuktikan dalam berbagai kesempatan, baik di jalan raya maupun di lintasan balap. Honda pun mengembangkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yaitu mesin "bandel" dan irit bahan bakar, sehingga menjadikannya sebagai pelopor kendaraan roda dua yang ekonomis.

Astra International memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang kebutuhan para pemakai sepeda motor di Indonesia, berkat jaringan pemasaran dan pengalamannya yang luas. Astra juga mampu memfasilitasi pembelian dan memberikan pelayanan purna jual sedemikian rupa sehingga brand Honda semakin unggul.


profil pengusaha


Bob Sadino







Nama : Bob Sadino
Lahir : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Wafat : Jakarta, 19 Januari 2015
Agama : Islam

Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947)
-SMP, Jakarta (1950)
-SMA, Jakarta (1953)

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)
Beliau akrab dipanggil dengan sebutan 'om Bob'. Ia adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.


dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

PERILAKU KONSUMEN

PERILAKU KONSUMEN
I. DEFINISI PERILAKU KONSUMEN
Konsumen dapat dibedakan menjadi dua yaitu konsumen individu dan konsumen industri. Konsumen individu atau konsumen akhir adalah individu-individu yang melakukan pembelian untuk memenuhi kebutuhan pribadi/konsumsi rumah tangganya. Sedangkan konsumen bisnis atau lembaga adalah individu atau sekelompok individu yang melakukan pembelian atas nama dan untuk digunakan lembaga.
MODEL DAN PERILAKU  KONSUMEN TERHADAP SUATU PERUSAHAAN
MASLOW
Model Hirarki Kebutuhan dari Maslow
Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki  teori kebutuhan milik Abraham Maslow. Ia membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).
Maslow memisahkan lima kebutuhan ke-dalam urutan-urutan. Kebutuhan fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat bawah sedangkan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas. Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara eksternal.
Hirarkhi kebutuhan menurut Maslow adalah sebagai berikut :
1. Kebutuhan fisiologis, seperti makan, minum, perumahan, dan sebagainya
2. Kebutuhan akan keselamatan, yaitu perlindungan dari bahaya, ancaman, dan perampasan ataupun pemecatan dari pekerjaan.
3. Kebutuhan milik dan kecintaan, misalnya kepuasan sebagai anggota keluarga dan kelompok, kesenangan, kepuasan dalam menjalin hubungan dengan orang lain dan sebagainya.
4. Kebutuhan akan penghargaan, misalnya reputasi, prestise, kehormatan diri, kebutuhan akan status dankedudukan dan sebagainya
5. Kebutuhan akan kenyataan diri ( Aktualisasi diri ), misalnya penyelesaian pekerjaan sendiri, pengembangan diri semaksimal mungkin, kreativitas, ekspresi diri dan sebagainya.

Maslow menggunakan hirarkhi kebutuhan ini sebagai dasar penelitian untuk menentukan bagaimana tingkatan kebutuhan ini berkaitan dengan perilaku manusia. Intinya seseorang akan melakukan pembelian untuk memenuhi suatu kebutuhannya kalau kebutuhannya yang lebih rendah telah terpenuhi. Dengan kata lain orang tidak akan membeli produk untuk pemenuhan kebutuahan akan keselamatan kalau kebutuahan fisiologis/kebutuhan pokoknya terpenuhi

Minggu, 15 November 2015

CARA MENJADI WIRAUSAHA YANG SUKSES



CARA MENJADI WIRAUSAHA YANG SUKSES
Menjadi pengusaha memerlukan tinjauan kedepan, kegigihan, dan keberanian. Anda  akan keluar dari zona nyaman yang memberikan anda gaji dan melangkah kedalam teritori    dunia usaha yang belum pasti. Sebelum kita terlalu jauh membahas tentang wirausaha yang   harus kita pikirkan adalah  strategi apa yang akan dilakukan agar kita menjadi wirauhawan    yang efektif. Berbicara tentang strategi itu artinya kita berbicara tentang cara. Menjalankan   usaha adalah   hal yang menantang,kreatif, dan fleksibel bagi masa depan seseorang serta     menjadi bos bagi diri sendiri. Apa yang harus anda lakukan untuk menjadi seorang                   wirausahawan yang sukses:
1. Anda harus memiliki passion (gairah) dalam usaha anda
Apapun usaha yang nantinya akan anda jalani, pastikan di sana terdapat gairah dan passion anda.  Artinya, usaha tersebut harus mampu membuat anda dengan sukarela bekerja keras dan melakukan berbagai inovasi.  Ingat, seorang pengusaha yang sukses tidak hanya membutuhkan modal yang besar dan kemampuan untuk menganalisa pasar, tapi juga gairah terhadap bidang yang ditekuninya.
Jika anda berniat untuk menjadi pengusaha yang sukses, mulai sekarang cobalah untuk memahami diri anda sendiri.  Cari tahu di mana bidang-bidang yang di dalamnya terdapat passion  anda.  Mungkin bidang tersebut bisa ada dalam hobi anda, latar belakang pendidikan, impian masa kecil, dan banyak lagi.
2.  Lihatlah peluang-peluang bisnis yang tidak dilihat oleh orang lain

Pengusaha yang sukses adalah orang yang mampu menemukan peluang-peluang tersembunyi yang sering terlewatkan oleh orang lain.  Oleh karena itu, cobalah untuk selalu memandang suatu hal dari sudut pandang yang berbeda.  Bahkan dalam setiap kesulitan pun pasti selalu ada faktor yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan bagi anda.

Salah satu karakter yang bisa membantu untuk melihat peluang-peluang bisnis ini adalah cara berpikir yang positif.  Kreativitas yang tinggi juga diperlukan untuk menemukan peluang-peluang yang tidak terduga oleh orang lain.  Jangan berhenti melakukan riset, dan teruslah mencoba untuk berinovasi.

3.  Manajemen waktu

Bagi pengusaha yang sukses, manajemen waktu yang tepat adalah kunci dari keberhasilan.  Anda harus terbiasa untuk mengatur waktu dengan disiplin sejak sekarang.  Alokasikan waktu dengan seimbang, waktu untuk bekerja, beristirahat, dan untuk
rileks.  Manajemen waktu yang baik akan membuat pekerjaan-pekerjaan anda lebih efisien dan efektif.

Dalam manajemen waktu, anda juga harus bisa memastikan bahwa ada waktu yang cukup untuk bersenang-senang atau refreshing di tengah-tengah padatnya jam kerja.  Jika anda mengabaikan hal ini, kejenuhan bisa melanda dan daya kerja justru akan menurun.

4.  Kerja keras

Tak bisa dibantah lagi, jika anda berniat untuk menjadi pengusaha yang sukses, bersiaplah untuk bekerja keras.  Jika anda ingin lebih cepat sukses, maka anda harus bekerja lebih keras.  Jangan takut jika anda masih berkutat dengan pekerjaan-pekerjaan anda sementara orang lain sudah duduk santai di rumah masing-masing.  Anggaplah kerja keras yang anda lakukan saat ini sebagai sebuah investasi di masa depan.

Selain bekerja keras, anda juga harus terus mencoba untuk bekerja lebih pandai.  Temukan metode di mana anda bisa bekerja dan menghasilkan produk semaksimal mungkin, dengan menggunakan sumber daya seminimal mungkin.  Dengan menggabungkan dua prinsip, bekerja lebih keras dan bekerja lebih pandai, maka kesuksesan akan lebih cepat menghampiri anda.

5.  Jaga kesehatan diri anda

Prinsip ini sudah jelas.  Jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan anda baik secara fisik ataupun mental.  Jika tubuh anda sehat, maka tentunya anda bisa bekerja lebih produktif.  Perhatikan pola makan anda, usahakan untuk makan dengan menu yang bergizi.  Jangan lupa pula untuk olahraga dan tidur secara teratur.  Untuk kesehatan mental, cobalah untuk beribadah sesuai dengan kepercayaan anda, bermeditasi, dan berkomunikasilah dengan orang-orang yang anda cintai.

6.  Prediksi, antisipasi, dan tanggapi perubahan-perubahan baru yang mungkin terjadi

Kesigapan dalam menanggapi suatu perubahan adalah faktor vital yang menentukan sukses dan tidaknya seorang pengusaha.  Pastikan untuk terus mengikuti berita-berita sosial, politik, ekonomi, dan budaya terbaru, terutama yang berhubungan dengan usaha anda.  Jika anda mendeteksi adanya kemungkinan perubahan besar-besaran di masa depan, antisipasilah hal itu.  Pertama, analisa apakah perubahan tersebut bisa membawa kerugian bagi usaha anda.  Jika ya, maka minimalisirlah.  Analisa selanjutnya, lihatlah peluang-peluang yang ditimbulkan perubahan tersebut untuk mendapatkan untung bagi usaha anda.

Contoh nyata yang paling simpel adalah usaha toko kamera beberapa tahun lalu, yang sempat dilanda gejolak yang cukup besar ketika orang beramai-ramai pindah dari kamera film ke kamera digital.  Toko kamera yang siap mengantisipasi perubahan ini pasti sudah bersiap dari jauh-jauh hari dan mulai mengganti produknya, sedangkan yang tidak siap hanya akan gigit jari dan mengalami kerugian besar.  Hal ini membuktikan bahwa kesiapan menghadapi perubahan punya dampak yang besar terhadap kesuksesan usaha.
7.  Cari tim yang bagus, dan percayalah pada mereka

Anda tidak bisa menjadi seorang pengusaha sukses tanpa bantuan orang lain.  Oleh karen itu, kumpulkanlah orang-orang terbaik yang sudah anda seleksi dengan ketat.  Beri mereka pekerjaan, dan percayailah mereka seperti anda mempercayai diri sendiri.  Tentu saja, anda tetap harus memonitor dan mengecek kinerja tim anda.  Namun yang paling penting, tunjukkanlah rasa percaya anda kepada mereka, sehingga tim anda akan lebih loyal dan berkomitmen dalam bekerja.

8.  Buat rencana bisnis yang matang

Rencana bisnis yang matang adalah salah satu instrumen penting untuk memulai usaha yang sukses.  Rencanakanlah langkah-langkah anda di dunia usaha sedetail mungkin.  Buat analisa-analisa dan perhitungan tentang berapa besar jumlah uang yang harus anda keluarkan, berapa besar keuntungan potensial yang bisa diraih, serta berapa lama anda akan balik modal.  Jika perlu, sewalah seorang akuntan atau bisnis planner untuk membantu anda menyusun rencana bisnis.

Setelah rencana bisnis yang matang sudah dibuat, jangan lupa untuk mengeksekusinya dengan sempurna.  Percuma jika anda memiliki rencana yang super solid, namun eksekusinya meleset.  Pastikanlah bahwa waktu eksekusi benar-benar tepat dan pelaksaanaan rencan bisnis benar-benar sesuai dengan yang tertulis.

9.  Kejujuran dan integritas

Tak ada pengusaha yang sukses tanpa kejujuran dan integritas.  Kejujuran akan membuat anda lebih dipercaya klien-klien serta membuka peluang-peluang baru yang mungkin sebelumnya tertutup.  Kejujuran juga akan membuat nama anda semakin bagus di mata konsumen.

Untuk masalah integritas, cobalah selalu untuk berpegang teguh pada nilai-nilai yang anda anut dan norma-norma kemanusiaan.  Jangan memproduksi produk di bawah standar yang anda tetapkan.  Jangan gunakan cara-cara licik untuk meraih keuntungan semaksimal mungkin.  Ingat, jika anda menanam bibit kebaikan, maka di masa depan anda juga akan memanen kebaikan.
10.  Nikmati perjalanan panjang anda menuju kesuksesan

Seperti yang sudah disebutkan di awal, perjalanan untuk menjadi pengusaha yang sukses akan sangat panjang.  Nikmatilah perjalanan ini sebagai suatu hal yang menyenangkan.  Anggap setiap rintangan dan duka yang anda hadapi sebagai batu asahan untuk mempertajam naluri anda sebagai seorang pengusaha.  Jalani semuanya dengan gembira, lapang dada, dan pikiran positif.  Kelak jika anda sukses, perjalanan yang anda tempuh kali ini akan menjadi cerita yang tidak ternilai dan akan selalu dikenang.


Semoga 10 cara menjadi pengusaha sukses ini berguna dan bisa anda terapkan dengan baik.